Waspadai Penghitungan Penalti Kredit

kartu kredit

Wah, lagi ada promo besar-besaran untuk pengajuan kredit kendaraan bermotor bulan ini. Sayang ah kalau ngga dimanfaatkan. Mungkin banyak dari kamu yang berpikir seperti ini. Tenang saja, cara berpikirmu itu sebenarnya tidak salah kok, asalkan sebelum mengajukan kamu tetap ingat untuk mempertimbangkan berbagai hal penting dulu terkait pengajuan ini. Sebab, jika pengajuan ini disetujui, kamu akan memiliki kewajiban membayar cicilan setiap bulannya.

kartu kreditJika kamu berpikir untuk melunasi cicilan lebih awal karena sebenarnya kamu memiliki dana yang cukup, hanya saja kamu tertarik untuk memanfaatkan promo kredit, maka sebaiknya cobalah untuk berpikir ulang. Apakah keuntungan dari promo yang kamu dapatkan akan sebanding dengan penalti yang dibebankan padamu karena pelunasan lebih awal?

Melunasi lebih awal kena penalti? Kok bisa?

Yap, memang seperti itulah peraturannya. Jika kamu terbiasa membeli barang dan mendapatkan potongan harga khusus jika membeli secara lunas, dalam dunia kredit tidak demikian.  Sayangnya, banyak sales ataupun agen perusahaan finance atau kreditur yang jarang menjelaskan masalah ini. Akibatnya, mereka langsung kecewa dan merasa dibohongi ketika terkena penalti saat melakukan pelunasan awal. Nah, biar tidak bingung, langsung kita bahas lebih lanjut saja ya.

Penalti merupakan sebuah tagihan atau biaya administrasi yang dibebankan oleh perusahaan finance kepada debitur, saat debitur melakukan pelunasan awal. Maksud dari pelunasan awal ini yaitu, jika pelunasan dilakukan saat masa pinjaman belum selesai. Misalnya, menurut kontrak pinjaman akan berjangka waktu 3 tahun. Namun, debitur mendapatkan rejeki ditahun ke-2 pinjaman sehingga berencana untuk melunasinya saat itu juga supaya dananya tidak digunakan untuk hal lainnya lagi. Nah, saat inilah tagihan khusus ini akan dibebankan kepada debitur.

Memang, debitur akan mendapatkan sebuah promo karena pelunasan awal, sayangnya jumlahnya jauh di bawah penalti ini. Jadi, sebenarnya tidak begitu bermanfaat. Selain itu, pada saat seorang debitur berencana mengajukan kredit jarang sekali ada agen yang menjelaskan mengenai masalah penalti ini. Alasannya, jelas karena mereka takut debitur tersebut akan kabur begitu mendengar penghitungan penalti ini. Sebab itulah, banyak debitur yang akhirnya merasa kaget dan dibohongi ketika melakukan pelunasan awal, dan menemukan jumlah tagihan pelunasan ini jauh lebih besar daripada tagihan yang sudah mereka perhitungkan.

Nah, setelah mengetahui masalah penalti ini, pastikan untuk meminta informasi lengkap sebelum mengajukan kredit yah. (Vita)

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*