Perbedaan Rem Cakram VS Rem Tromol pada Motor

rem cakram VS rem tromol

Untuk Anda yang rutin menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi sehari-hari mungkin sudah memahami dengan baik komponen yang ada pada motor. Apalagi jika Anda sudah paham bagaimana caranya ganti oli mesin sendiri. Paling tidak Anda sudah memahami beberapa hal penting tentang motor. Namun, bagi Anda yang hanya tahu bagaimana cara menggunakannya saja, mungkin tidak mengerti tentang hal ini. Asalkan mesin motor bisa menyala maka tidak ada masalah.

Padahal penting juga loh mengetahui beberapa hal tentang kendaraan kesayangan Anda tersebut. Setidaknya Anda mengetahui beberapa hal dasar namun penting mengenai motor Anda, misalnya saja seperti rem. Tahukah Anda rem jenis apa yang digunakan pada motor Anda? Atau Anda bahkan tidak tahu bahwa rem tidak hanya ada satu jenis.

Yap, ada dua jenis rem yang digunakan yaitu rem cakram dan rem tromol. Apa perbedaan keduanya dan manakah yang lebih baik? Yuk, kita langsung bahas saja. (sc: merdeka.com)

  • Rem tremol

Rem jenis ini bekerja atas dasar gesekan antara kampas rem dengan tromol (drum) yang ikut berputar dengan putaran roda kendaraan. Gesekan inilah yang nantinya akan melambatkan laju kendaraan hingga akhirnya berhenti. Lokasi rem ini beraada di dalam dan tertutup, sehingga aman dari kotoran. Selain itu, kinerja pengereman juga lembut. Sayangnya, rem ini memiliki kekurangan pada daya pengeremannya yang hanya 70%. Proses pengereman dilakukan secara perlahan sehingga tidak bisa melakukan pengereman mendadak. Itulah alasannya rem ini digunakan pada kendaraan berkapasitas kecil. Meskipun begitu, rem ini mampu menahan beban yang berat. Oleh karena itu rem ini digunakan juga untuk mobil berukuran besar dan berat seperti bus atau truk.

  • Rem cakram

Rem ini digunakan untuk kendaraan yang menggunakan mesin modern. Sistem kerjanya yaitu dengan menjepit cakram melalui kaliper yang digerakkan piston untuk mendorong kampas rem ke cakram. Rem ini memiliki cukup banyak kelebihan, seperti tahan terhadap berbagai suhu, tahan terhadap air, dan memiliki sistem pendingin di luar. Namun proses pengeremannya tidak sebaik rem tromol.

Nah, sudah paham dong bedanya kedua jenis rem ini? Jadi, kendaraan Anda menggunakan rem yang mana nih? (Vita)

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*