Ini Jenis-jenis Storage Data Center yang Wajib Diketahui!

Penggunaan IBM data center Indonesia dalam sebuah perusahaan memang memberikan banyak keuntungan. Lantaran, perusahaan tidak perlu lagi khawatir dengan data perusahaannya karena bisa disimpan, diproses, dan disebarluaskan dalam jumlah banyak melalui data center. Di samping itu, menyimpan data di data center ini pun jauh lebih aman dan tidak akan hilang sekalipun ada bencana alam seperti banjir, misalnya.

Nah, bicara mengenai data center, ada beberapa jenis penyimpanan atau storage yang terdapat pada data center ini. Apa sajakah? Mari, disimak!

  1. SAN. SAN atau dikenal dengan Storage Area Network merupakan salah satu tempat penyimpanan di data center yang memiliki jaringan berkecepatan tinggi. SAN digunakan untuk menangani trafik data antara perangkat penyimpanan dan server. SAN sendiri terbagi menjadi dua tipe, yakni FC-SAN dan IP-SAN. Di mana, IP-SAN masih terhubung dengan jaringan WAN/LAN barulah kemudian mentransfer data ke server. Sedangkan, FC-SAN langsung mengirimkan data ke server tanpa mengurangi bandwidth. Kelebihan dari penyimpanan satu ini adalah mengurangi kesalahan dalam mengirim data, memungkinkan pengguna mendeteksi kesalahan proaktif pada data, dan lainnya.
  2. DAS. DAS atau Direct Attached Storage adalah tempat penyimpanan data center yang langsung terhubung dengan workstation atau server tanpa menggunakan storage server network. Penyimpanan DAS ini bisa langsung diakses oleh pengguna dari host tempat terpasangnya DAS tersebut. Keuntungan menggunakan temoat penyimpanan satu ini adalah lebih murah dalam pengoperasional karena terhubung langsung dengan server tanpa perantara perangkat lain.
  3. NAS. Selain kedua tempat penyimpanan yang sudah disebutkan di atas, masih ada penyimpanan lainnya, yaitu NAS. NAS (Network Attached Storage) merupakan tempat penyimpanan pada data center yang sistem operasinya khusus untuk back up dan share Biasanya, NAS ini bisa diakses menggunakan jaringan IP/NCS. Dan penyimpanan satu ini juga dilengkapi dengan perangkat lunak dan harddisk sendiri sehingga lebih mudah dalam pengelolaan, share data, hingga backup data. Kelebihan dari penyimpanan ini adalah perawatannya murah, bisa berbagi file dengan perangkat berbeda, dan sebagainya.

Itulah dia jenis-jenis tempat penyimpanan pada data center yang perlu untuk diketahui. Semoga artikel di atas bermanfaat, ya! –SH–

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*