Anak Suka Sulit Belajar, Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

Anak belajar

Pendidikan menjadi hal penting bagi setiap anak demi masa depannya. Baik itu pendidikan secara formal maupun tidak. Itulah mengapa, memilih sekolah terbaik sejak dini seperti Preschool in Jakarta sangat penting. Dengan memilih sekolah berkualitas, maka setidaknya pendidikan secara formal yang anak dapatkan lebih terjamin untuk mendukung anak meraih impiannya.

Namun, bagaimana jika Anda sudah memasukan anak ke sekolah unggul tetapi anak justru mengalami kesulitan belajar? Jangan langsung menganggap anak bodoh ya, karena ternyata ada beberapa hal yang bisa menyebabkan anak sulit berkonsentrasi. Dampak jangka panjang dari masalah ini, tentu saja anak jadi sulit untuk mengikuti pelajaran yang diajarkan sehingga terlihat “bodoh” padahal sebenarnya tidak.

Penyebab Anak Sulit Konsentrasi 

Sebenarnya anak kehilangan konsentrasi bisa disebabkan oleh banyak hal, dari masalah yang sederhana hingga masalah yang lebih serius. Berikut penjelasan lebih detailnya.

Masalah Sederhana

Contoh penyebab hilangnya konsentrasi anak karena masalah sederhana, yaitu:

 

  • Banyak pikiran. Siapa bilang hidup anak-anak tanpa beban? Mereka juga punya beban hidupnya sendiri, lho. Misalnya ketika anak sedang bertengkar dengan teman baiknya, atau ketika anak melihat orang yang disayanginya, seperti orangtua, bertengkar.
  • Lapar. Tidak hanya orang dewasa saja yang tidak bisa berkonsentrasi saat perut lapar, anak-anak juga demikian. Itulah sebabnya, penting bagi Anda untuk memastikan perut anak sudah terisi sebelum mulai belajar.

 

  1. Terganggu. Seringkali anak kehilangan fokus saat belajar karena adanya gangguan di sekitarnya. Seperti teman-teman sebayanya yang mengajak bermain, keinginan bermain ponsel, dan berbagai gangguan lainnya.

Penyebab lainnya yaitu ketika anak berada dalam lingkungan yang bukan suasana biasa baginya untuk belajar. Misalnya, ada anak yang harus berada di tempat sepi untuk belajar, tetapi ada juga yang justru harus berada di keramaian. Jika berada di luar kondisi tersebut, mungkin saja akan menyebabkan konsentrasi anak terganggu.

Namun, permasalahan ini biasanya bersifat sementara, sehingga tidak membutuhkan penanganan khusus. Sebab, asalkan penyebabnya sudah teratasi, maka anak bisa kembali berkonsentrasi dalam mempelajari materi yang diberikan.

Masalah Serius

Beberapa penyebab anak sulit berkonsentrasi yang termasuk kategori serius adalah:

 

  • Kesehatan Mental. 

 

Anak mengalami sstres, kecemasan berlebihan, maupun depresi karena suatu hal akan membuatnya sulit berkonsentrasi. Misalnya, anak yang berada di lingkungan KDRT dan sering melihat ibunya menjadi korban, bisa mengalami gangguan kesehatan mental. Begitu pula jika anak menjadi korban bully, maka kondisi kesehatan mental anak bisa mengalami masalah.

 

  • Kesehatan Fisik. 

 

Bahkan, orang dewasa yang sedang sakit saja mengalami kesulitan berkonsentrasi, apalagi untuk anak-anak. Jika penyakit yang diderita bersifat sementara dan bisa sembuh dalam waktu singkat, maka konsentrasi anak akan kembali setelah anak sehat. Namun, jika masalah kesehatan terjadi dalam jangka panjang, maka anak akan mengalami gangguan konsentrasi cukup lama.

 

  • Anak Dalam Kondisi Spesial.

 

Ada beberapa kondisi “spesial” yang dapat membuat anak sulit berkonsentrasi dan juga mengganggu aktivitas belajarnya, antara lain attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) dan dyslexia. Anak dengan kondisi ini bukan bodoh, tetapi membutuhkan cara khusus untuk membantunya belajar.

Untuk kehilangan konsentrasi yang disebabkan masalah serius, perlu dilakukan penanganan yang tepat. Dengan begitu, permasalahan dapat segera selesai dan anak bisa kembali berkonsentrasi untuk belajar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*